Tuesday, 21 November 2017

Pendapat Para Salaf Tentang Akhlak Yang baik.

Pendapat Para Salaf Tentang Akhlak Yang baik.

Bismillahirrohmanirrohim,

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

Terima kasih kepada saudara seiman yang masih setia mengunjungi blog kami yang berjudul Majelis Ilmu Salaf. Semoga kita bisa diistiqomahkan oleh Allah subhanu wa ta'ala untuk tetap semangat dalam mempelajari ilmu agama ini, aamiin.
Pada postingan sebelumnya kita sudah membahas Akhalak yang baik dan penjelasannya dan pada halaman ini kita akan lanjutkan denga  pendapat para salaf tentang akhlak yang baik.


Pendapat para salaf tentang akhlak yang baik

Al hasan berkata,Akhlak yang baik adalah bermuka manis ,bersungguh-sungguh dalam  berderma dan menahan diri sehingga enggan mengganggu.

Abdullah ibnul mubarak berkata,Akhalak yang baik terdiri dari  tiga hal :Menjauhi yang haram ,mencari yang hala dan berlapang hati kepada keluarga.

Ulama lain berkata,Akhalak yang baik  adalah dekat dengan manusia namun asing pada (perselisihan)diantara mereka.

Ulama lain berkata,Akhlak yang baik adalah :Menahan diri dari menggangu orang mukmin dan membela orang mukmin.

Ulama lain berkata,Akhlak yang baik adalah jika kamu tidak memiliki kepentingan selain Allah subhanahu wa taala.

Semua definisi diatas adalah pengertian akhlak dari sebagian sisinya .Adapun pengertian hakikatnya adalah sebagaimana dipaparkan sebelumnya.

Mereka menyebutkan tentang tanda-tanda orang yang berkahlak baik yaitu sangat pemalu,sedikit menggangu,banyak berbuat baik,benar ucapannya,sedikit bicara,banyak amalnya sedikit tergelincir pada maksiat,tidak berlebih-lebihan,suka membuat jasa baik,supel,tenang ,sabar,bersyukur,rela,lembut,profesional,berdedikasi.Dan Tidak suka mencela,melaknat maupun menggunjing atau mengadu domba,tergopoh-gopoh,dengki bakhil iri,bahkan  mukanya berseri-seri ,riang,mencintai dan membenci karena Allah Subhanahu wa taala ,rela dan marah karena Allah Subhanahu wa taala, itulah semua termasuk bagian dari sifat akhlak yang baik.

Pada pasal selanjutnya nanti akan kita jelaskan batasan masing-masing dari sifat akhlak yang baik dan dengan memenuhi sdejumlah sifat-sifat tersebut,akhlak yang baik dapat  ditunjukkan dengan memperhitungkan sifat-sifat tersebut

Sunday, 19 November 2017

Akhlak yang Baik dan Penjelasannya



Bismillahirromanirrohim,
Assalamuaalaikum warahmatullah wabarakatuh

Sebelumnya kami ucapakan terima kasih kepada saudara seiman yang telah bersedia mengunjungi blog kami yang berjudul majelis ilmu salaf.Alhamdulillah kami dapat melanjutkan bahasan dari kitab minhajul muslim karangan dari Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan dapat menambah khasanah keilmuan kita dan dapat meningkatkan iman kita kepada Allah Subhananhu wa taala







Akhlak adalah suatu  bentuk (karakter) yang kuat di dalam jiwa yang darinya muncul perbuatan yang bersifat iradyah ikhtiyariyah (kehendak pilihan) berupa baik atau buruk,indah atau jelek,sesuai pembawaannya ,ia menerima pengaruh pendidikan yang baik dan yang buruk.

Bila bentuk didalam jiwa ini dididik tegas mengutamakan kemuliaan dan kebenaran,cinta kebajikan,gemar berbuat baik,dilatih mencintai kesederhanaan ,membenci keburukan sehingga menjadi wataknya ,maka keluarlah darinya perbuatan-perbuatan yang indah dengan mudah tanpa keterpaksaan,inilah yang dimaksud akhlak yang baik.

Peerbuatan indah yang keluar dari kekuatan jiwa tanpa keterpaksaan itu disebut akhlak yang baik,seperti kemurahan hati ,lemah lembut ,sabar ,teguh,mulia,berani ,adil ,ihsan dan akhlak mulia serta kesempurnaan jiwa lainnya
Begitu juga jika ditelantarkan ,tidak disentuh oleh pendidikan yang memadai atau tidak dibantu untuk menumbuhkan unsur-unsur kebaikannya yang tersembunyi didalam jiwanya atau bahakan dididik dengan pendidikan yang bururk sehingga kejelekan menjadi kegemarannya ,kebaikan menjadi kebenciannya,dan omongan serta perbuatan tercela mengalir tanpa merasa terpaksa,maka jiwa yang demikian disebut akhlak yang buruk,perkataan dan perbuatan tercela yang keluar darinya disebut akhlak tercela,seperti ingkar janji,khianat,dusta,putus asa,tamak,kasar,kemarahan,berkata kotor dan pendorongnya.

Dari sinilah islam menjadi peneyeru pada akhlak yang baik dan mengajak kepada pendidikan akhlak dikalangan kaum muslimin,menumbuhkannya didalam jiwa mereka,menilai keimanan seseorang dengan kemuliaan akhlaknya . Allah memuji Nabinya Muhammad Sallallahu alaihi wasalam karena akhlaknya yang agung .
 Allah berfirman,
Dan Sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang Agung.(Al Qalam :4)

Allah pun memerintahkannya agar berakhlak mulia,

Tolaklah (kejahatan itu )dengan cara yang lebih baik ,maka tiba-tiba orang yang antara kamu dan dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.(Fushilat:34)

Allah subhanahu wa taala menjadikan akhlak yang utama sebagai sarana memperoleh surga yang tinggi.
Sebagaimana firmannya,
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang orang yang bertakwa ,yaitu orang yang menafkahkan (hartanya ),baik diwaktu lapang maupun diwaktu sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan(kesalahan)orang.Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.(Ali Imran :133-134)

Allah mengutus Rasulnya untuk menyempurnakan akhlak ini,sehingga Rasulullah sallallahu alaihi wasalam bersabda dalam hadits,
Sesungguhnya aku diutus hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia(HR al Bukhari,ahmad dan lain lain)

Rasulullah sallallahu alaihi wasalam juga bersabda menjelaslkan tentang keutamaan akhlak-akhlak yang mulia dalam sabda-sabdanya yang tidak terhitung,beliau bersabda :
Tidak ada sesuatu pun didalam timbangan (amal) yang lebih berat daripada akhlak yang baik(HR at-Tirmidzi ,no 2003 dan Abu Dawud no 4799)
Kebaikan itu adalah akhlak yang baik (HR al Bukhari)
Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya(HR al Bukhari;Muslim no 2553)
Sesungguhnya orang yang paling aku cintai diantara kalian dan paling dekat kedudukannya denganku pada Hari Kiamat adalah orang yang paling baik akhlaknya diantara kalian(HR at Tirmidzi no 2018)
Sesungguhnya seoranga hamba pasti mencapai derajat yang agung di akhirat dan kedudukan yang mulia dengan akhlaknya yang baik,meskipun hamba itu lemah dalam beribadah (HR ath Thabrani 1/260 ,dengan sanda jayyid)

Mungkin sekian dulu untuk pembahasan tentang akhlak yang baik dan akan kita lanjutkan pada postingan selanjutnya dengan judul Pendapat Para Salaf tentang Akhlak Yang Baik.




Wednesday, 30 August 2017

Ahlussunnah wal jama’ah menjaga ukhuwwah(persaudaraan) sesama mukminin.



Ahlussunnah wal jamaah menjaga ukhuwwah(persaudaraan) sesama muskminin.

Ahlussunnah wal jamaah menjaga ukhuwwah(persaudaraan) sesama muskminin dan seolah mereka itu seperti tubuh ,bila yang satu sakit maka yang lainnya ikut merasakan sakit.
Rasulullah bersabda yang artinya :
Seorang mukin dengan mukmin yang lainnya seperti satu bangunan yang tersusun rapi ,sebagiannya menguatkan sebagian yang lain.(HR.AL.BUKHARI)
Dan beliaupun merekatkan jari-jemarinya

Rasulullah pun pernah bersabda yang artinya :
Perumpamaan kaum mukminin dalam cinta mencintai,sayang menyayangi dan bahu membahu ,seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit,maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasaka sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam.(HR.AL.BUKHARI)

Diantara hak-hak seorang muslim yang harus dipenuhi oleh saudara muslim sesama adalah :
1.       Apabila berjumpa ,mengucapkan salam.
2.       Apabila diundang,maka dipenuhi undangannya.
3.       Apabila meminta nasehat,maka dinasehati.
4.       Apabila bersin dan mengucapkan :Alhamdulillah, maka didoakan  dengan mengucapkan:Yarhamukallah (semoga Allah merahmatimu.
5.       Apabila sakit, hendaknya dijenguk.
6.       Apabila meninggal dunia ,maka diantarkan jenazahnya.
Rasulullah bersabada :
Lima hak yang harus ditunaikan seorang muslim atas saudaranya yang muslim : menjawab salam,ber-tasymit saat ia bersin,memenuhi undangannya,menjenguk kjetika sakit dan mengantarkan undangannya.
               
7.       Apabila mengalami kesulitan,maka diberikan bantuan.
8.       Senantiasa memudahkan urusannya.
9.       Senantiasa menutupi aibnya.
Rasulullah bersabda
Barangsiapa menghilangkan satu kesulitan seorang mukmin dari kesulitan-kesulitan dunia,maka Allah akan menghilangkan kesulitan darinya dari kesulitan-kesulitan di hari kiamat. Maka Allah akan mudahkan urusannya didunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi Aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba itu menolong saudaranya.... (HR.Muslim dari sahabat Abu hurairah.)

Ahlussunnah menganjurkan tolong menolong sesama kaum muslimin dalam kebaikan dan takwa berdasarkan timbangan syariat,bukan timbangan para pengikut hawa nafsu dan ahli bidah

Sebagaiman firman Allah :
...Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan ) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong menolong dalam berbuat dosa dan permusushan... (QS. ALMAIDAH 2)

Disqus Shortname

sigma2

Comments system

[blogger][disqus][facebook]